Uang lagi

SentraClix DbClix

Tes Koneksi Ke SERVER ( TELKOM )..!!!

on Rabu, 15 April 2009

Sebelum melakukan test koneksi, pelanggan perlu mengecek dulu lampu indikator modem. Pastikan bahwa lampu dengan indikator DSL atau WAN menyala. Jika tidak menyala, berarti secara fisik jaringan tidak connect ke sisi TELKOM. Periksa kembali koneksi kabel telepon dan splitter sudah terpasang dengan benar.

JIka indikator DSL atau WAN sudah menyala, pelanggan dapat juga mengecek koneksi di level IP ke sisi TELKOM dengan melakukan ping ke alamat gateway yang diberikan oleh TELKOM.


Perlu diperhatikan bahwa sebelum melakukan ping, semua komputer yang lain di-disconnect dulu dan hanya satu komputer yang melakukan ping yang dikoneksikan ke modem ADSL agar ping dapat mencerminkan kondisi yang real.

Caranya, dari command prompt, ketik : ipconfig lalu ENTER. Catat IP Gateway. Ketik perintah ping xx.xx.xx.xx dengan xx.xx.xx.xx.xx adalah IIP gateway yang diberikan oleh TELKOM (yang sebelumnya dilihat menggunakan command ipconfig). Dengan menggunakan tool ping ini dapat dicek apakah koneksi ke TELKOM sedang on atau off.

Contoh:

C:> ping
125.169.10.1 -t
pinging
125.169.10.1 with 32 bytes of data:
Request timed out.
Request timed out.
Request timed out.

Jika ping ke gateway timed out seperti contoh diatas, berarti koneksi ke TELKOM tidak on. JIka terjadi hal seperti ini, pastikan bahwa setting IP address sudah sesuai dengan yang diberikan oleh TELKOM.

Jika ping ke gateway menghasilkan reply seperti contoh dibawah, berarti koneksi ke TELKOM sedang on.

C:> ping 125.169.10.1 -t
pinging 125.169.10.1 with 32 bytes of data:
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=303ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=76ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=167ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=306ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=236ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=214ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=281ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=100ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=142ms TTL=255
Reply from 125.169.10.1:bytes=32 time=241ms TTL=255

Ping statistics for 125.169.10.1:
Packet:Sent= 10, Received = 10, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 76ms, Maximum = 306ms, Average = 202ms

dibaca berikutnya »»

Memaksimalkan RAM pada Operating System

Ada beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan kapasitas RAM pada Operatyng System. Berikut adalah salah satu langkah-langkahnya :

Aktifkan mode PAE pada Windows XP :

1. Klik kanan pada My Computer dan pilih “Properties”
2. Buka tab Advanced dan di bawah tab Startup and Recovery, di Settings dan klik “Edit”
3. Ini akan membuka notepad yang berisi file boot.ini. Dibawah tulisan “[operating systems]” tertulis baris: multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (2) WINDOWS = “Microsoft Windows XP” / noexecute = OptIn / fastdetect coba ubah menjadi: multi (0) disk (0) rdisk (0) partition (1) WINDOWS = “Microsoft Windows XP” / noexecute = OptIn / PAE
4. Simpan file tadi dan keluar.



Aktifkan mode PAE pada Windows Vista :

1. Tekan Windows key + R, kemudian ketikan cmd terus tekan enter
2. Tekan Ctrl + Shift + Enter untuk mengeksekusi prompt sebagai administrator
3. Enter command Bcdedit / Set SAP forceenable dan tekan enter.

Aktifkan mode PAE pada Linux Ubuntu :

1. Buka terminal/konsol dan jalankan perintah untuk install sebuah kernel PAE: sudo apt-get update sudo sudo apt-get install linux-headers-server linux-image-server linux-server
2. Setelah installasi, restart system dengan new kernel yang baru: sudo reboot

dibaca berikutnya »»

tips....Mempercepat booting..!!!

Anda bosan menunggu proses booting? Saat pertama kali install saja sudah terasa lama. Apalagi jika sudah menginstal banyak software. Ada cara untuk mempercepat booting windows XP, yaitu :
Buka notepad lalu ketik del c:windowsprefetchntosboot-*.*/q dan simpan dengan nama ntosboot.bat.









Tekan winkey + R, lalu ketik gpedit.msc. lalu
Buka Computer Configuration > Windows Settings > Scripts. Kemudian, klik dua kali Shutdown.




Pada jendela Shutdown Properties, klik Add > Browse, lalu masukkan file “ntosboot.bat” dan klik Open.




Klik OK. kemudian
Tekan winkey + R, lalu ketik devmgmt.msc.
Klik dua kali IDE ATA/ATAPI controllers.




Klik dua kali Primary IDE Chanel untuk membuka Properties.




Klik tab Advanced Setting. Pada device 0 atau device 1, ubah Device Type menjadi None. Klik OK.




Klik dua kali Secondary IDE Chanel untuk membuka Properties. Lakukan hal yang sama seperti langkah sebelumnya.

Semoga bermanfaat.


dibaca berikutnya »»